Berita Investasi

Hasil Pilpres Positif, Bahlil Pede Target Investasi Rp1.650 T Tercapai

Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Bahlil Lahadalia memberikan pemaparan dalam acara Political and Economic Outlook di Jakarta, Rabu (31/1/2024). (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)

Foto: Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Bahlil Lahadalia memberikan pemaparan dalam acara Political and Economic Outlook di Jakarta, Rabu (31/1/2024). (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)

Jakarta, CNBC Indonesia – Menteri Investasi/ Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia menegaskan pihaknya yakin target investasi Rp 1.650 triliun bisa tercapai pada tahun ini. Optimisme ini dilandasi oleh respons pasar yang positif setelah pemilihan presiden.

“Saya pikir kemarin memang wait and see, dan sekarang saya yakin respons positif dari pasar dan para investor dari hasil Pilpres itu positif ya. Dan saya yakin insyaallah target investasi Rp 1.650 triliun itu bisa dicapai sebagai syarat pertumbuhan ekonomi di atas 5%, sekalipun ekonomi global https://perdim11dumai.info/ tidak baik-baik saja kondisinya,” kata Bahlil saat ditemui usai Sidang Kabinet di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (26/2/2024).

Adapun, mengenai wacana hak angket di DPR, Bahlil yakin tidak akan menganggu investasi langsung, termasuk investasi di IKN. Beberapa waktu lalu, munculnya usulan hak angket DPR terkait dugaan kecurangan dalam Pemilu 2024. Hak angket ini datang dari kubu Ganjar Pranowo yang menilai ada kecurangan dalam Pilpres.

“Ah, enggak ada lah,” tegas Bahlil.

Bahlil pun berjanji pihaknya akan melakukan evaluasi investasi ke IKN pada kuartal pertama tahun ini. Pemerintah sendiri akan mulai mengirimkan ASN ke IKN pada Agustus 2024. Presiden sendiri telah berjanji untuk melakukan upacara Hari Kemerdekaan tahun ini di IKN.

Anda mungkin juga suka...