Uncategorized

Profesi Terbaik di Profesi Ragam Berdasarkan Imam Nawawi

Nabi Muhammad SAW merupakan seorang nabi dan rasul terakhir, atau nabi di akhir zaman. Tak ada lagi nabi yang diutus Allah SWT setelahnya. Jangan percaya dan iman pada orang yang mengaku-ngaku nabi sesudah Rasulullah SAW.

Bisa dikatakan, Rasulullah SAW merupakan nabi akhir zaman. Ajaran Islam yang dibawanya dan Al-Qur’an sebagai kitab suci umat Islam akan berlaku hingga akhir zaman. Profesi zaman merupakan suatu masa yang akan terjadi sebelum kiamat. Ilustrasi tentang akhir zaman sudah disebut dalam Al-Qur’an dan hadis nabi.

Mengutip buku Kenali Peristiwa-Peristiwa Profesi Ragam, Rasulullah SAW pernah menerangkan petunjuk-petunjuk akhir zaman, di antaranya amanah slot bonus akan disia-siakan, kebohongan kian merajalela, dan kian terkikisnya ilmu pengetahuan dari muka bumi ini.

Dalam literatur lain, Imam Nawawi menceritakan tentang profesi yang baik di akhir zaman. Profesi itu hakekatnya sudah kerap kali dilaksanakan oleh umat di zaman sekarang, tetapi belakangan mulai jarang dilaksanakan.

Bertani atau Bercocok Tanam

Mengutip situs Hidayatullah.com, pada dasarnya banyak potensi profesi yang dapat dipilih di akhir zaman. Tentu saja profesi yang ditekuni tak terlibat dalam hal yang dilarang oleh syariat, seperti riba, suap, mengambil hak orang lain, menzalimi, dan sebagainya.

Sebab profesi yang dapat dilaksanakan tersebut memiliki dasar kuat di Al-Qur’an ataupun di hadis. Kaidahnya merupakan, apa yang disebutkan di Al-Qur’an ataupun hadis yang shahih merupakan benar saat diturunkan. Benar saat ini, dan akan konsisten benar hingga akhir zaman.

Profesi demikian? Seandainya agama ini merupakan agama akhir zaman, karenanya segala nasehatnya pasti valid hingga akhir zaman, termasuk nasehatnya dalam hal profesi ini.

Profesi bertani atau bercocok tanam contohnya, akan selalu baik hingga akhir zaman sebab kita bahkan diperintahkan untuk konsisten menanam benih yang ada di tangan kita, padahal seandainya pelaksanaan terjadinya kiamat sudah mulai.

Rasulullah SAW bersabda, “Terkait hari kiamat akan tiba sesaat lagi dan engkau masih membawa tunas sebatang pohon untuk kamu tanam di semak belukar, teruskan niatmu dan tanamlah.”

Menggembala Kambing

Tiap profesi lainnya merupakan menggembala atau memelihara kambing. Teman profesi ini, Imam Nawawi secara khusus membahasnya dalam kitab Riyadhus Shalihin.

Dalam salah satu bab kitab tersebut, Imam Nawawi memperkenalkan bahwa beruzlah atau menyendiri saat sopan santun manusia sudah rusak, takut agama ini terfitnah, dan takut terjerumus dalam keharaman dan syubhat, merupakan hal yang disunahkan.

Nah saat menyendiri dan takut kepada hal yang haram, seketika apa profesi untuk menghidupi diri dan keluarga? Memelihara kambing, itulah salah satu jawaban yang disebut Imam Nawawi.

Untuk jawaban ini, Imam Nawawi memberikan tiga hadis shahih sebagai referensinya. Berikut merupakan hadis-hadis tersebut.

Dari Abu Hurairah R.A., dari Nabi SAW, dia bersabda: “Semacam Nabi yang diutus oleh Allah merupakan menggembala kambing”. Ia-sahabat beliau bertanya: “Tiap juga engkau ?”; Rasulullah bersabda: “Ya, aku menggembalanya dengan upah sebagian qirath penduduk Mekah.” (H.R. Bukhari)

Dari Abu Said berkata: Rasulullah SAW bersabda: “Hampir saja harta muslim yang terbaik merupakan kambing yang digembala di puncak gunung dan tempat jatuhnya hujan. Dengan membawa agamanya dia lari dari sebagian fitnah (kemungkaran atau peperangan sesama muslim).” (H.R. Bukhari)

Dari Abu Hurairah R.A. dari Rasulullah SAW, beliau bersabda: “Termasuk penghidupan manusia yang terbaik, merupakan seorang laki-laki yang mengatur kendali kudanya di jalan Allah. Ia terbang di atasnya (dia menaikinya dengan jalan yang kencang). Semacam mendengar panggilan perang dia terbang di atasnya dengan giat untuk mencari kematian dengan jalan terbunuh (dalam keadaan syahid) atau mati umum. Atau seorang laki-laki yang menggembala kambing di puncak gunung dari atas gunung ini atau jurang dari sebagian jurang. Ia mendirikan salat, memberikan zakat, dan menyembah kepada Tuhannya hingga kematian datang kepadanya. Ia tak mengganggu kepada manusia, dan cuma bertindak baik kepada mereka.” (H.R. Muslim).

Anda mungkin juga suka...