Tips Investasi Ala Sri Mulyani
Berita Investasi

Simak, Ini Tips Investasi Ala Sri Mulyani Biar Gak Kena Tipu

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati sempat menyorot inklusi keuangan di Indonesia yang telah tinggi di tengah penduduk muda Indonesia tapi tidak diimbangi bersama literasi keuangannya.

Kondisi ini tandanya penduduk muda semakin enteng mengakses instrumen keuangan, tergambar berasal dari tingkat inklusi keuangan yang telah 85%. Namun berasal dari segi pemahaman atau ilmu tentang keuangan, yang ditandari oleh tingkat literasi keuangan baru 49,68%. Menurut Sri Mulyani, ini jadi suatu PR (pekerjaan rumah) buat kami semua.

Dia mengungkapkan, di tengah pertumbuhan teknologi digital, penduduk muda sebetulnya lebih enteng dan telah mahir mengakses layanan keuangan. Namun, yang jadi masalah, mereka tidak mengimbanginya bersama pemahaman pada instrumen-instrumen keuangan itu.

Akibatnya, disaat mereka mengakses keuangan yang telah semakin banyak dan beragam, dapat enteng teriming-iming oleh keuntungan yang tinggi tanpa menyadari risiko di dalamnya. Hal ini, menurut Sri Mulyani, banyak dijumpai berasal dari instrumen-instrumen investasi bodong yang banyak menjerat masyarakat.

Baca juga:

Bukan Hanya Minerba, Bank Indonesia (BI) Juga Dorong Hilirisasi Pangan

Sri Mulyani Jawab Isu Mundur dari Kabinet: Saya Bekerja

“Menawarkan masuk ke di dalam investasi ini dijamin hasilnya 200%, dan selamat dunia¬†akhirat, gunakan gitu lagi. Langsung beli aja, tidak tahu, dan semakin anda enteng di-attrack, diberikan iming-iming,” ucapnya beberapa sementara lalu, dikutip Selasa (13/2/2024).

Oleh karena itu, dia menjelaskan Kementerian Keuangan bersama otoritas di sektor keuangan lainnya, seperti BI, OJK, dan LPS, dapat tetap gencar meningkatkan pemahaman penduduk pada instrumen-instrumen keuangan, sehingga penduduk tidak enteng ditipu.

Menurutnya, cara paling bijak di dalam berinvestasi atau menempatkan dana pada sebuah instrumen keuangan untuk memperoleh nilai tambah bukan didasari cuma pada daya tarik imbal hasilnya, melainkan menyadari faktor risiko bersama cara mempelajari fundamental instrumen keuangannya.

“Makanya anda harus¬†literated, dia ngincer uang anda untuk investasi atau untuk menipu, yang tipu-tipu itu jahat banget. Makin menarik, kalian wajib semakin waspada,” tegas Sri Mulyani.

“Kelihatannya bagus, mukanya kayak malaikat, janjinya bagus semua itu yang wajib dicurigai, kecuali tenang bosenin angka terus, barangkali oh dia enggak butuh duit, baru keren. Enggak terhitung sih, pokoknya menyaksikan datanya, fundamentalnya,” ungkapnya.

Anda mungkin juga suka...