Unilever Akan Pecat 7.500 Karyawan
Berita Bisnis

Unilever Akan Pecat 7.500 Karyawan Demi Bisnis Es Krim

Perusahaan raksasa dunia Unilever akan melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) pada 7.500 karyawan demi bisnis es krim.

Unilever tengah bersiap menengahi bisnis es krim mereka. Oleh gara-gara itu, mereka memecat karyawan sehingga mempunyai dana operasional lebih

“Bisnis es krim ini dalam sistem rubah ke kantor pusat terpisah di Amsterdam,” kata Unilever, dikutip Reuters.

Pemisahan unit bisnis es krim dapat dijalankan Unilever pada 2025. CEO Unilever Hein Schumacher menyebut masih terbuka berkenaan pilihan daerah perusahaan mencatatkan sahamnya.

Baca juga:

Investasi Swasta di IKN Terus Mengalir, 8 Bidang Ini Jadi Incaran

Apakah Narasi Ekonomi Terbesar Masih Relevan?

Keputusan Unilever itu justru disambut baik oleh investor. Harga saham perusahaan tersebut naik 6 prosen sesudah pengumuman.

Nelson Peltz, aktivis investor sekaligus anggota dewan dana, juga menyambut baik langkah Unilever. Sambutan baik juga datang berasal dari pemegang saham Unilever Aviva.

Unilever adalah produsen sejumlah merk es krim ternama. Beberapa di antaranya Magnum dan Ben & Jerry’s.

Es krim menyumbang 16 prosen berasal dari keseluruhan penjualan produk-produk Unilever di seluruh dunia. Bahkan, penjualan es krim menyumbang pendapatan Unilever sampai 40 prosen di beberapa negara.

Anda mungkin juga suka...